Profil Kelurahan

Sejarah & Wilayah

Asal-usul, batas administratif, dan potensi wilayah Kelurahan Romang Lompoa.

Asal-Usul Nama

Secara etimologis, nama "Romang Lompoa" berasal dari bahasa Makassar. Kata "Romang" memiliki arti hutan atau semak belukar, sedangkan kata "Lompoa" berarti besar atau agung.

Konon pada masa lampau di bawah naungan Kerajaan Gowa, wilayah ini merupakan kawasan hutan belantara yang subur dan luas. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya penduduk, kawasan hutan ini dibuka menjadi pemukiman warga yang kemudian berkembang pesat. Sebagai bentuk penghormatan atas sejarah wilayahnya, masyarakat sepakat menamai daerah ini sebagai Romang Lompoa (Hutan yang Agung).

Kini, Kelurahan Romang Lompoa telah bertransformasi dari kawasan hutan menjadi salah satu kelurahan yang strategis di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, dengan perkembangan infrastruktur dan ekonomi kemasyarakatan yang dinamis.

Batas-Batas Administratif

Secara geografis, Kelurahan Romang Lompoa berjarak kurang lebih 7 km dari ibukota Kabupaten Gowa. Kelurahan ini berbatasan langsung dengan wilayah sekitarnya sebagai berikut:

Sebelah Utara Kel. Romang Polong (Kec. Somba Opu)
Sebelah Timur Kel. Bontomanai (Kec. Bontomarannu)
Sebelah Selatan Kel. Borongloe (Kec. Bontomarannu)
Sebelah Barat Kel. Mawang (Kec. Somba Opu)

Potensi & Sosial Kemasyarakatan

Masyarakat Kelurahan Romang Lompoa memiliki struktur sosial yang majemuk dengan mata pencaharian dominan sebagai karyawan swasta, buruh harian, dan sebagian kecil di sektor pertanian.

Di sektor pariwisata, kelurahan ini memiliki potensi yang sangat besar berkat adanya destinasi Wisata Danau Mawang yang terletak di Lingkungan Romang Lompoa, yang menjadi daya tarik rekreasi dan penopang usaha mikro kuliner tradisional setempat.

Kegiatan Romang Lompoa

Wilayah Administratif

Secara administratif, Kelurahan Romang Lompoa dibagi menjadi 2 Lingkungan utama:


Lingkungan Romang Lompoa
5 RW • 17 RT
Lingkungan Mawang
4 RW • 7 RT

Kampung KB

Pada tanggal 19 Februari 2026, Kelurahan Romang Lompoa dicanangkan sebagai Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB). Inovasi strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan program kependudukan, KB, pembangunan keluarga, dan sektor pembangunan lainnya demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.